Powered By Blogger

Monday, March 10, 2008

Sang Lentera Malamku

Hembusan angin malam
Membawaku dalam lamunan
Terpaan Sang Lentera malam
Menghanyutkanku di Dunia Khayal

Kilauan Cahayanya....
Terangi LUasnya Langit
Membuka Cakrawala fikirku
Menguak Satu Kisah Dihati

Keindahan sang Lentera Malam
Membiaskan Rupa Wajahnya
Bayang Wajahnya.....
Memberi Hangat tiap MAlamku

DAn kini...........
Sang Lentera Malampun.....
Tak LAgi Sendiri..
Kaupun Bersanding Dgn Bayangnya

Akupun YAkin.....
Bayangmu.........
DAn Kau Sang lentera Malam...
Kan Slalu Menemaniku Hingga Fajar MenjempUt

KETEKUNAN ADALAH KEKUATAN ANDA

Apa yang anda rauh sekarang adalah asil dari usaha-usaha kecil yang anda lakukan terus-menerus. Keberasilan bukan sesuatu yang turun begitu saja. Bila anda yakin pada tujuan dan jalan anda, maka anda harus memiiliki ketekunan untuk tetap berusaha. Ketekunan adalah kemampuan anda untuk bertahan di tengah tekanan dan kesulitan. Anda harus tetap mengambil langka selanjutnya. Jangan hanya berhenti, maka anda tidak berada di sini sekarang. Setiap langka menaikan nilai diri anda. Apapun yang anda lakukan, jangan sampai kehilangan ketekunan anda. Karena ketekunan adalah daya tahan anda.

Pepatah mengatakan bawa ribuan kilometer langka di mulai dengan satu langka. Sebuah langkah besar sebenarnya terdiri dari banyak langka kecil. Dan langkah pertama keberhasilan harus anda mulai dari rumah anda. Rumah anda yang paling baik adalah ati anda. Itulah sebaik-baiknya tempat untuk memulai dan untuk kembali. Karena itu mulaila kemajuan anda dengan memajukan ati anda, kemudian pikiran anda dan usaha – usaha anda. Ketekunan hadir bila apa yang anda lakukan benar – benar dari hati anda.

Information Engineering

Information Engineering adalah pendekatan model yang berbasis data. Analisis sensitifitas proses digunakan sebagai teknik untuk merencanakan, menganalisis, dan merancang system informasi. Model IE berupa gambar yang mengilustrasikan dan menyelaraskan data dan proses system.
Model data pada IE disebut dengan entity relationship diagram. Model proses IE menggunakan diagran alir data yang sama dengan yang digunakan pada SA. Kelebihan IE adalah kemampuannya untuk mengintegrasikan dan menyelaraskan model data dan proses.
IE merupakan pendekatan berbasis data karena IE menekankan pada analisis kebutuhan akan data sebelum kemudian menganalisis kebutuhan proses dan interface. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa data tidak sulit direncanakan dan diatur. Analis system biasanya membuat ERD untuk memodelkan data mentah terlebih dahulu untuk menggambarkan bagaiman data-data dikumpulkan, disimpan, digunakan dan dipelihara.
IE dan SA, keduanya berusaha untuk menyesuaikan model data dengan model proses. Perbedaan keduanya hanya pada model mana yang dibuat pertama kali. IE membuat model data terlebih dahulu, sedangkan SA membuat model proses dulu.

PIECES FRAMEWORK

PIECES Framework adalah kerangka yang dipakai untuk mengklasifikasikan suatu problem, opportunities, dan directives yang terdapat pada bagian scope definition analisa dan perancangan sistem. Dengan kerangka ini, dapat dihasilkan hal-hal baru yang dapat menjadi pertimbangan dalam pengembangan sistem. Setiap huruf dalam pIECES merepresentasikan sebuah kategori dalam perumusan masalah yang ada, yaitu :

· P (Performance) = kinerja sistem

· I (Information) = informasi yg disajikan

· E (Economics) = keuntungan yg dapat diraih

· C (Control) = keamanan sistem

· E (Efficiency) = efisiensi orang dan proses

· S (Service) = layanan yang diberikan

Pieces framework dapat dipakai sebagai alat untuk mengevaluasi sistem yang sekarang ada dan melihat peluang perbaikan.

Framework Pieces adalah Suatu daftar untuk mengidentifikasikan masalah dengan system informasi yang sudah ada.

· Performance

· Throughput

· Waktu Respon

· Informasi dan Data

· Outputs

· Kekurangan informasi

· Kekurangan informasi yang dibutuhkan

· Kekurangan informasi yang berhubungan

· Kelebihan informasi

· Informasi yang bukan merupakan format yang berguna

· Informasi yang tidak akurat

· Informasi yang sulit menghasilkan apapun

· Informasi yang tidak dipakai pada waktunya

· Inputs

· Data tidak dapat diambil

· Data tidak diambil pada waktunya untuk menjadi berguna

· Pengambilan data yang tidak akurat

· Data yang sulit untuk diperoleh

· Data kita yang telah diperoleh berlebihan

· Kebanyakan data yang diperoleh

· Data iegal yang telah diperoleh

· Penyimpanan data

· Data yang telah disimpan secara berlebihan dalam basisdata

· Penyimpanan data yang tidak akurat

· Data yang tidak aman dari kecelakaan

· Data tidak diorganisir dengan baik

· Data tidak fleksibel

· Data tidak dapat diakses

· Economics

· Costs

· Biaya yang tidak diketahui

· Biaya yang tidak terduga

· Biaya yang terlalu tinggi

· Profits

· Market baru bisa di jangkau

· Arus pemasaran yang bisa berkembang

· Control (and Security)

· Terlalu sedikit keamanan atau pengawasan

· Penginputan data yang tidak cukup diubah

· Tindakan kiminalitas yang merusak data

· Etika yang dilanggar pada data atau informasi

· Kelebihan penyimpanan data yang tidak konsisten pada file atau basisata yang berbeda

· Peraturan data pribadi yang telah dilanggar

· Eror proses yang akan terjadi

· Eror pembuat keputusan yang terjadi

· Terlalu ketatnya keamanan

· Birokrasi ketat yang akan menghambat sistem

· Pengawasan yang berlebihan membuat ketidaknyamanan pada pelanggan ataupun karyawan

· Pengawasan secara khusus yang menyebabkan penundaan pada proses

· Efficiency

· Pengguna, mesin, atau computer

· Data yang secara berlebihan diinput atau di-copy

· Pemrosesan data yang secara berlebihan

· Informasi yang dihasilkan secara berlebihan

· People, machines, or computers waste materials and suppliers

· Usaha yang dibutuhkan untuk tugas yang belebihan

· Bahan baku yang dibutuhkan untuk tugas yang berlebihan

· Service

· System menghasilkan hasil yang tidak akurat

· System menghasilkan hasil yang tidak konsisten

· System menghasilkan hasil yang tidak dapat dipercaya

· System tidak mudah untuk dipelajari

· System tidak mudah untuk digunakan

· System terlalu membingungkan untuk digunakan

· Sistem tidak fleksibel untuk situasi yang baru

· System tidak fleksibel untuk berubah

· System tidak cocok dengan system yang lain

· System tidak terkordinasi dengan system yang lain

Kelebihan dari sistem yang dikembangkan :

  1. Adanya integrasi informasi dan data kepegawaian.
  2. Data-data kepegawaian tersimpan dalam basis data sehingga pemanggilan dan pemrosesan data menjadi lebih mudah.
  3. Data disimpan dalam 1 pusat data sehingga memudahkan dalam sinkronisasi data dan mengurangi redundansi data.
  4. Entry data lebih efisien karena umumnya entry dilakukan sekali.
  5. Biaya yang dikeluarkan untuk transfer informasi lebih sedikit karena sistem terintegrasi.
  6. Pemanfaatan data/informasi kepegawaian lebih efektif karena data/informasi dapat dikonversikan ke berbagai format (seperti: bentuk grafik atau spreadsheet )
  7. Akses informasi kepegawaian menjadi lebih mudah karena sistem menyediakan interface pada setiap komputer yang terhubung untuk memudahkan dalam melakukan interaksi.

Saturday, March 8, 2008

Rapid ApplicaTIon DeveLopment

Rapid Application Development (RAD) model adalah termasuk model proses pengembangan perangkat lunak incremental, hanya saja menekankan pada siklus pengembangan yang singkat. Model RAD adalah adaptasi ‘kecepatan tinggi’ dari waterfall model, yang mana kecepatan pengembangan dicapai melalui pendekatan konstruksi berbasis komponen. Jika kebutuhan sistem dimengerti dengan baik dan cakupan proyek dibatasi, maka proses RAD memungkinkan team pengembang menciptakan “fully functional system” dalam periode waktu yang sangat singkat.
Seperti model proses lain, pendekatan RAD memetakan kedalam aktivitas-aktivitas kerangka kerja umum sebagaimana ditunjukkan sebelumnya.Komunikasi bekerja untuk memahami permasalahan bisnis dan karakteristik informasi yang harus diakomodasi perangkat lunak. Perencanaan adalah esensiil karena ada banyak team pengembang yang bekerja bersama-sama untuk fungsifungsi sistem yang berbeda-beda. Pemodelan mencakup tiga tahap utama yakni pemodelan bisnis, pemodelan data, dan pemodelan proses. juga membangun rancangan sebagai dasar untuk aktivitas konstruksi. Konstruksimengutamakan penggunaan komponen software yang sudah ada sebelumnya.Sebagimana model proses lain, RAD model juga memiliki kelemahan. Beberapa kelemahan dari RAD model adalah sebagai berikut :
- Untuk sistem yang luas, namun proyek dengan skalabilitas. RADmemerlukan sumber daya manusia yang mencukupi untuk bisamembagi menjadi sejumlah team RAD yang tepat.
- Jika pengembang dan customer tidak memiliki komitmen kuat untuk menyelesaikan sistem dalam waktu singkat maka proyek RAD akan gagal.
- Jika sistem tidak dapat dimodularkan secara tepat, pengembangankomponen-komponen penting untuk RAD akan menjadi masalah.
- Jika tingginya performa menjadi isu, dan ini dicapai melalui penyesuaian antarmuka ke komponen sistem, maka pendekatan RAD ada kemungkinan tidak bekerja.
- RAD tidak sesuai ketika resiko teknis tinggi. Misalnya, ketika suatu aplikasi baru menuntut penggunaan teknologi baru.

zachman Framework nih..^^

Keamanan, merupakan satu kebutuhan pokok hampir di semua bidang terlebih lagi di bidang IT sampai saat ini. Tidak heran banyak instansi dan perusahaan berani membayar harga mahal hanya untuk keamanan. Hal ini dikarenakan kekhawatiran pada kejahatan, penyusupan dan penyadapan informasi, tentu saja melalui berkas yang disimpan pada media penyimpanan.

Terhubungnya LAN atau komputer ke Internet membuka potensi adanya lubang keamanan lain (security hole) yang tadinya telah teratasi dengan mekanisme keamanan secara fisik dan lokal. Jaringan internet, merupakan sebuah jaringan komputer yang sangat terbuka di dunia. Konsekuensi yang harus di tanggung adalah tidak ada jaminan keamanan bagi jaringan yang terkait ke Internet. Artinya jika operator jaringan tidak hati-hati dalam men-set up sistem dan menerapkan policy-nya, maka kemungkinan besar jaringan yang terkait ke Internet akan dengan mudah dimasuki orang yang tidak di undang dari luar.

Karenanya dibutuhkan framework arsitektur sistem informasi perusahaan yang memadai. Dengan menggunakan framework arsitektur, maka akan lebih mudah memahami berbagai informasi perusahaan sehingga dapat memutuskan kebijakan seberapa banyak informasi yang diperlukan dan bagaimana menggunakannya.

John A Machan pada akhir tahun '80-an memperkenalkan sebuah kerangka untuk membantu manajemen dalam melaksanakan dua hal utama. Hal pertama adalah untuk memisahkan antara komponen-komponen utama dalam sistem informasi agar mempermudah manajemen dalam melakukan perencanaan dan pengembangan. Sementara hal kedua adalah bagaimana membangun sebuah perencanaan strategis dari tingkat yang paling global dan konseptual sampai dengan teknis pelaksanaan. Secara prinsip Zachman membagi sistem informasi menjadi tiga komponen besar, yaitu: Data, Proses, dan Teknologi - yang pada perkembangannya menjadi enam buah entiti utama. Seorang praktisi bernama John Zachman di akhir tahun '80-an menganalisa hal ini dan memberikan salah satu solusinya yang hingga saat ini masih relevan untuk dipergunakan. Untuk mengenang namanya, kerangka ini dinamakan Kerangka Zachman (Cook, 1996).

Pada awalnya, kerangka ini dikembangkan untuk membantu para praktisi dalam merancang arsitektur sistem informasi, mulai dari tahap konseptual sampai dengan desain detilnya. Secara prinsip, Zachman membagi teknologi informasi menjadi tiga komponen utama yang masing-masing saling berdiri sendiri atau independen, yaitu: data, proses dan teknologi. Data merupakan bahan mentah atau "raw materials" dari suatu sistem informasi yang harus diolah menjadi informasi. Informasi inilah yang diharapkan akan menjadi "knowledge" bagi sumber daya manusia yang ada, sebagai modal utama dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Komponen kedua adalah proses, yang merupakan suatu prosedur penyaluran data dan informasi dari satu tempat ke tempat yang lain. Sementara teknologi merupakan medium yang memungkinkan terjadinya pengolahan data dan penyaluran data secara sangat efisien dan efektif. Ibarat tubuh manusia, data merupakan darah, proses merupakan mekanisme peredaran darah, dan teknologi adalah pembuluh darah.

Framework yang paling utama dikeluarkan adalah Zachman framework, dikeluarkan oleh Zachman Institut for Framework Advancement (ZIFA) sebagai hasil pemikiran dari John Zachman. Hampir dua dekade yang lalu John Zachman, telah meningkatkan suatu bagan yang universal. Untuk melukiskan dan menggambarkan sistem perusahaan secara kompleks dimasa sekarang dan untuk mengatur berbagai perspektif dari suatu organisasi infrastruktur pengetahuan dan informasi. Pengembangan system dalam zachman framework hampir sama dengan yang lain tetapi lebih terorganisir:

Strategi - Perencanaan dari suatu usaha pengembangan sistem keseluruhan organisasi.

Analisa - Definisi yang terperinci tentang persyaratan untuk area tertentu dari bisnis tersebut.

Rancangan - Penerapan teknologi yang spesifik [bagi/kepada] persyaratan menggambarkan selama analisa.

Konstruksi - Konstruksi yang nyata dari sistem tersebut.

Dokumentasi - Persiapan dari manual pemakai, pedoman, dan lain lain menguraikan sistem tersebut.

Transisi - Implementasi dari sistem, agar supaya menjadi bagian dari infrastruktur organisasi tersebut.

Produksi - pengecekan berkelanjutan dari sistem, untuk memastikan bahwa sistem tersebut memenuhi kebutuhan dari organisasi.

Kelebihan :

- Merupakan standar secara de-facto untuk mengklasifikasikan artefak arsitektur Enterprise.

- Struktur logikal untuk analisis dan presentasi artefak dari suatu perspektif manajemen.

- Menggambarkan secara parallel baik dari sisi enjinering yang sudah sangat dimengerti maupun paradigma konstruksi

- Dikenal secara luas sebagai tool manajemen untuk memeriksa kelengkapan arsitektur dan maturity level.

Kekurangan :

- Tidak ada proses untuk tahap implementasi.

- Sulit untuk diimplementasikan secara keseluruhan.

- Tidak ada contoh maupun ceklis yang siap secara utuh.

- Perluasan coverage sel-sel tidak jelas


Tahun 1987, John Zachman mengemukakan suatu pendekatan yang berbeda dari usur-unsur pengembangan sistem. Sebagai acuan untuk menciptakan proses tersebut, ia mengambil atau mencari data dari pandangan setiap pengguna lama. Data - data tersebut diambil dari orang yang mengerjakan bisnis, pebisnis yang menjalankan suatu organisasi, sistem analis yang ingin menjalankan bisnis, perancang yang menggunakan teknologi spesifik untuk memecahkan permasalahan dari bisnis, pembangun dari suatu sistem, dan juga sistem itu sendiri. Semua pengguna ini memiliki satu tujuan yang sama yakni mencari informasi yang berguna.

John Zachman'S Framework telah diperlihatkan pada Gambar 1. Baris pada Gambar tersebut mewakili sudut pandang dari beberapa user yang berbeda dalam hal proses pengembangan sistem. Para pengguna tersebut adalah :

1. Ruang Lingkup :

Tujuan bisnis atau pun perusahaan tersebut. Ini diperlukan dalam menetapkan konteks untuk pengembangan sistem usaha apapun.

2. Model dari bisnis ( sudut pandang dari pemilik):

Ini menggambarkan sifat alami bisnis, termasuk struktur nya, fungsi, organisasi, dan sebagainya.

3. Model dari sistem informasi (Pandangan arsitek):

Bagian ini mendefinisikan bisnis yang telah digambarkan pada langkah ke-2, namun dengan syarat-syarat informasi yg lebih mantap. Di mana baris ke-2 menjelaskan fungsi bisnis yang akan diuraikan, sebagai contoh, seperti yang dirasakan oleh orang-orang menyelenggarakannya, yang ke-3 yaitu menjelaskannya bagaimana perubahan data itu dirincikan. Di mana baris ke-2 menggambarkan semua hal-hal keterkaitan dengan perusahaan, ke-3 menggambarkan hal-hal tersebut mengenai bagian mana yang akan diambil oleh perusahaan dalam hal pemeliharaan data.

4. Model teknologi ( Pandangan perancang):

Ini menguraikan bagaimana teknologi mungkin digunakan untuk pengolahan informasi. Di sini basisdata yang berkaitan dipilih oleh orang-orang jaringan atau sebaliknya, berbagai macam bahasa dipilih dan struktur program digambarkan, alat penghubung pemakai yang akan dijelaskan, dan sebagainya.

5. Penyajian yang terperinci ( Pandangan pembangun sistem):

Ini adalah suatu pandangan dari program, spesifikasi basisdata, jaringan, dan sebagainya mendasari sistem tertentu.

6. Fungsi sistem:

Pada akhirnya, suatu sistem diterapkan dan dibuat bagian dari suatu organisasi.


3 Malaikat TUHAN

MALAIKAT MIKAEL


Mikael adalah malaikat komandan perang dalam melawan dan menundukkan setan atau roh jahat. Dalam kehidupan bersama kita masa kini kiranya godaan untuk berbuat jahat 'melayang-layang' di mana-mana dan banyak orang dengan mudah ditaklukkan oleh godaan tersebut dan berbuat jahat seperti "percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya." (Gal 5:19-21). Maka jika kita sungguh beriman marilah kita lawan dan kalahkan godaan untuk berbuat jahat tersebut bersama dengan St.Mikael alias bersama dan bersatu dengan Tuhan. Bersama dan bersatu denganNya kita pasti dapat mengalahkan berbagai bentuk godaan untuk berbuat jahat, karena bersama dan bersatu dengan Tuhan berarti kita menghayati keutamaan-keutamaan "kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri"(Gal 5:22-23) dan dengan keutamaan-keutamaan ini semua bentuk godaan kejahatan dapat kita taklukkan. "Siapa dan apa dapat mengalahkan Tuhan?"


MALAIKAT GABRIEL


Gabriel adalah malaikat pembawa Kabar Gembira. Setelah bersama dan bersatu dengan Tuhan mengalahkan dan menaklukkan kejahatan kiranya kita akan bergembira ria, maka marilah bersama dengan St.Gabriel kita teruskan dan wartakan kegembiraan tersebut kepada sesama dan saudara-saudari kita dimanapun dan kapanpun. Jati diri orang beriman dan murid Yesus Kristus adalah pewarta Kabar Gembira, kehadiran dan sepak-terjangnya dimanapun dan kapanpun senantiasa membuat gembira sesamanya, dan mereka semakin bergembira dan beriman kepada Tuhan, sehingga kebersamaan hidup senantiasa menggembirakan. Di dalam kegembiraan semuanya dapat bekerja dengan baik, lancar, cekatan dan berhasil serta hidup saling melayani dan mengasihi. Tidak ada alasan bagi kita semua karena kita telah diselamatkan dan dikasihi Tuhan dengan melimpah ruah melalui saudara dan sesama kita, sehingga kita dapat hidup dan bekerja dengan sehat dan gembira seperti saat ini. Untuk membantu penghayatan kegembiraan ini antara lain senantiasa 'menunduk' alias melihat ke bawah serta melihat dan menghayati apa yang baik, indah, luhur dan mulia dalam diri kita. Bukankah kita lebih beruntung dan berbahagia atau selamat dibandingkan sekian banyak orang yang menderita karena kelaparan, sakit atau menjadi korban keserakahan dan kekerasan?


MALAIKAT RAFAEL


Rafael adalah malaikat 'penyembuhan' . Memang tidak semua di antara kita baik, selamat dan bahagia; masih banyak orang yang menderita dan sakit , entah sakit hati, sakit jiwa, sakit akal budi atau sakit tubuh. Bersama dengan malaikat agung Rafael kita dipanggil untuk menyembuhkan mereka yang menderita dan sakit. Maka baiklah kepada mereka yang menderita karena lapar, haus atau tidak memiliki tumpangan atau tempat berteduh, kita usahakan untuk memberi makanan, minuman dan tempat berteduh yang layak, entah dari kekayaan kita sendiri atau kita mencari sumbangan dari orang kaya. Kepada mereka yang sakit hati kita ampuni dan sapa dengan kasih, kepada yang sakit jiwa kita bimbing dan dampingi dengan rendah hati dan penuh kasih, kepada yang sakit akal budi alias bodoh kita didik atau ajar dengan menghayati motto Ki Hajar Dewantoro 'ing arso asung tulodo, ing madyo ambangun karso, tut wuri handayani' (keteladanan, pemberdayaan dan dorongan atau motivasi), sedangkan kepada mereka yang sakit tubuh kita obati dan kunjungi. Berpartisipasi dalam 'karya penyembuhan atau penyelamatan' tidak akan terlepas dari penderitaan, korban dan perjuangan, sebagaimana telah dihayati dan dialami oleh Yesus Kristus, Tuhan, Guru dan Sahabat kita. "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita. Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia. Demikian juga kamu sekarang diliputi dukacita, tetapi Aku akan melihat kamu lagi dan hatimu akan bergembira dan tidak ada seorang pun yang dapat merampas kegembiraanmu itu dari padamu" (Yoh 16:20-22), demikian sabda Yesus kepada kita semua.